Tuesday, 4 September 2018

MENAKLUK EGO SENDIRI

Kenapa Murid Ini menjawab 3 x 7 = 21, Tapi Dihukum Rotan 10 Kali.
Alasan Seorang Guru Sangat Mengharukan Siapa Yang Benar.

Alkisah, hidup seorang guru yang sangat dihormati kerana tegas dan jujur. Suatu hari, 2 orang muridnya bertemu guru mereka. Satu pertengkaran hebat dan nyaris beradu tenaga. Keduanya berdebat tentang hasil pengiraan 3 x 7.

Murid bijak mengatakan hasilnya 21. Murid kurang bijak pula berkeras hasilnya 27.

Murid kurang bijak mencabar murid pandai supaya guru mereka menilai siapa yang benar diantara mereka.

Murid kurang bijak mengatakan : “Jika saya yang benar (3 x 7 = 27),  anda harus di hukum Rotan 10 kali oleh Guru. Tetapi jika jawapan anda betul (3 x 7 = 21), maka saya bersedia untuk hukuman PENGGAL kepala saya sendiri. Haaaaaa…hhaa..” Demikian si kurang bijak mencabar dengan penuh keyakinan pada jawapan nya.

“Berikan jawapan soalan ini guru, siapa yang betul?” Tanya murid kurang bijak penuh keyakinan.

Namun guru tersebut lebih arif dan menjatuhkan hukuman Rotan 10x bagi murid yang pandai (yang menjawab 21).
Murid pandai tidak berpuas hati dan membantah… tapi gurunya menjawab :

“Hukuman ini bukan untuk jawapan kalian, tapi untuk ketidak-arifanmu kerana berdebat dengan orang yang kurang bijak yang mana tidak tahu kalau 3×7 adalah 21.”

Guru itu meneruskan :

“Lebih baik melihatmu di Rotan dan menjadi arif dari pada seorang guru harus melihat 1 nyawa melayang sia-sia”.

#Pesan_Moral
Hindari berdebat dengan orang yang tidak menguasai permasalahan, dan ilmu, sebab bila mental kita masih lemah maka hanya emosi dan permusuhan yang akan kita dapat.

Berdebat/bertengkar untuk sesuatu yang tidak perlu diperebutkan kebenarannya hanya akan membuang tenaga percuma.

Ada saatnya kita diam untuk menghindari/mengakhiri perdebatan yang tidak perlu.

* Diam bukan bererti kalah, Menang juga bukan hal yang luar biasa apalagi menang lawan orang yang kurang bijak.

* Pemenang sejati adalah orang yang mampu menaklukkan egonya sendiri.

Selamat malam